EKOSDAUmum

Selama Januari 2021, Inflasi Kalsel Naik 1,20%

Inflasi dan Deflasi merupakan dua hal yang seringkali dibicarakan. Pasalnya, kedua hal tersebut akan mempengaruhi posisi perekonomian suatu daerah atau negara kedepannya, termasuk di Kalimantan Selatan.

Inflasi/Deflasi di Kalimantan. kota inflasi sebesar 7, kota deflasi sebesar 5, tiga di antaranya Banjarmasin -0,23%, Tanjung 0,03%, dan Kotabaru 0,25%. di pulau Kalimantan infalsi tertinggi di Tanjung Selor sebesar 0,49% dan terendah di Balikpapan sebesar 0.2%. Sementara Deflasi terdalam di Tarakan sebesar 0,85% dan terendah di Pontianak sebesar 0,01%.

                Adapun inflasi/peningkatan pada Januari 2021 menurut kelompok pengeluaran terdapat beberapa data seperti makanan dan minuman 0,37%, pakaian dan alas kaki 0.01%, perumahan air listrik 0,01%, perlengkapan ruta 0,03%, kesehatan 0,69%, informasi dan komunikasi 0,04%, rekreasi olahraga 0,43%, pendidikan 0,00%, penyediaan MaMin 0,77%, perawatan pribadi 0,69% sedangkan untuk transportasi mengalami deflasi sebesar -3.95%.

Salah satu sektor usaha yang terdampak cukup berat dengan adanya pandemi Covid-19 adalah di bidang transportasi dan perhotelan. Sebab, selama wabah virus corona, orang-orang dihimbau untuk tetap tinggal dirumah dan menghindari bepergian atau keluar rumah untuk sesuatu yang tidak mendesak.

Dalam hal ini, perkembangan hotel dan transportasi mengalami kenaikan dan penurunan, di antaranya penumpang angkutan udara (peswat udara) mengalami kenaikan pada Desember 2020 sebesar 9,68% (75.081 penumpang), dibandingkan pada bulan November 2020 yang mengalami penurunan sebesar 6,64% (66.915 penumpang). Kemudian, untuk penumpang angkutan laut (kapal laut) stabil bahkan dapat dikatakan meningkat pada desember 2020 sebesar 1.082 penumpang dan meningkat pada bulan desember 2020 sebesar 4,06% menjadi 2.458 penumpang.

Sedangkan perkembangan hotel pada November 2020 menurut tingkat penghunian kamar pada hotel berbintang mengalami penurunan sebanyak 51,21% dan untuk hotel non bintang mengalami kenaikan yang cukup sebesar 22,13%.  Hotel berbintang dan hotel non bintang juga di pengaruhi dengan rata-rata lama menginap, pada November 2020 untuk hotel berbintang mengalami penurunan sedangkan untuk hotel non bintang mengalami peningkatan yang cukup baik.

                Selama bulan Desember 2020 nilai ekspor melalui Pelabuhan di Kalimantan Selatan mencapai US$556,81 juta atau naik 9,24% dibandingkan November 2020. Penyumbang ekspor terbesar pada desember 2020 adalah kelompok bahan bakar mineral yang mencapai 65,28% diikuti oleh kelompok lemak & minyak hewan/nabati mencapai 25,13% dan kelompok berbagai barang dari kayu senilai 4,74%. Adapun negara utama tujuan ekspor Kalimantan Selatan pada bulan Desember 2020 yaitu Tiongkok dengan nilai 40,62%, kemudian India 19,63%, dan Malaysia 7,71%.

                Nilai impor Kalimantan Selatan pada Desember 2020 naik cukup pesat sebesar US$52,31 juta atau naik 85,35% dibandingkan November 2020. Komoditi utama impor Kalimantan Selatan pada bulan desember 2020 dari kelompok bahan bakar mineral senilai 78,59% kemudian di susul oleh mesin/pesawat mekanik snilai 11,44%, dan kelompok kapal laut senilai 6,31% di bandingkan November 2020. Sedangkan negara utama pemasok produk impor Kalimantan Selatan pada desember 2020 adalah Malaysia sebesar 68,33%, Singapura  dengan 22,39% dan Tiongkok 3,46%.

                Nilai Tukar Petani (NTP)di Kalimantan Selatan pada bulan Januari 2021 mencapai 105.89 atau naik 0,49% dibanding NTP desember 2020. Kenaikan NTP tersebut, disebabkan indeks harga yang diterima petani (it) naik 0,69% dan indeks harga yang dibayar petani (lb) juga mengalami kenaikan, namun lebih kecil yakni 0,20%. Sedangkan, untuk Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) Kalimantan Selatan januari 2021 sebesar 106,85 atau naik 0,58% dibanding bulan sebelumnya.

                Rata-rata harga gabah di tingkat petani naik 3,67% (Rp. 5.825,73 per Kg) dibandingkan bulan Desember 2020, sementara itu, kenaikan harga gabah juga terjadi di tingkat penggilingan yang naik 3,59% (Rp. 5.916,04 per Kg) dibanding bulan Desember 2020.

Sumber : BPS PROVINSI KALIMANTAN SELATAN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *